Click on the slide!

Mau makan di C’pox?

Artikel >> Jalan-Jalan, Lifestyle, Kuliner

MENCARI makanan eksotis dengan cita rasa nan tak terlupakan, tidaklah sulit jika anda berkunjung ke Purwokerto, Ibukota Kabupaten Banyumas. Warung makan dengan sederet nama terkenal, restoran dengan sajian memukau ada…

More...
Click on the slide!

Welcome Piala Dunia 2010 : Catatan Pinggiran Seorang Penggemar

Artikel >> Catatan Lepas

Tak terasa perhelatan akbar  4 tahunan yang akan menyedot  perhatian jutaan penggemar bola dunia akan segera berlangsung.  Bagaikan pibu dalam cerita dunia persilatan, maka gelaran akbar di Afrika Selatan ini…

More...
Click on the slide!

Why DO You Love Me

Artikel >> Catatan Lepas

Ingat Koes Plus ?. Kemarin saya coba browsing tentang koes plus, ternyata ada yang luar biasa dari group band anak Indonesia ini,  begitu banyak lagu yang berhasil diciptakan  group Koes…

More...
Click on the slide!

Review : My Name is Khan

Artikel >> Review

An ordinary man, an extra ordinary journey for Love. Jenis Film :Drama Produser :Hiroo Yash Johar, Gauri Khan Sutradara : Karan Johar Durasi     :161menit Pemain : Shahrukh Khan Kajol Shabani…

More...
Click on the slide!

Pondok Makan Pring Wulung Pekalongan

Artikel >> Jalan-Jalan, Lifestyle, Kuliner

Menyebut nama kota Pekalongan, kita selalu akan teringat batik dengan sentra Batik Setono nya. Berbicara kuliner Pekalongan,  kita akan menyebut Tauto dan Megono. Bicara lokasi kuliner ala Pekalongan kita akan…

More...
Click on the slide!

Gong Xi Fa Choi

Artikel >> Catatan Lepas

Pagi tadi saat jalan bareng keluarga di pasar lama Tangerang, ada suasana yang berbeda, Jalan Ki Samaun tempat pasar lama berada, kawasan yang dikenal dengan kawasan cina benteng nampak lebih…

More...
Click on the slide!

Sedep Kalongan di Sudut Jakarta

Artikel >> Jalan-Jalan, Lifestyle, Kuliner

Kangen “ngomah”  Pekalongan ?, atau ingin bernostalgia dengan suasana Pekalongan di Jakarta ?. Mongggo mampir di rumah makan ‘Tauto Pekalongan Nino’ di daerah Tebet depan Pasar PSPT Jakarta Selatan. Bangunan…

More...
Frontpage Slideshow (version 2.0.0) - Copyright © 2006-2008 by JoomlaWorks
Home

Who's Online

We have 18 guests online

Statistics

Content View Hits : 17419

Login Form



Sedep Kalongan di Sudut Jakarta PDF Print E-mail
Written by Aan Juanda   
Tuesday, 15 December 2009 14:31

Kangen “ngomah”  Pekalongan ?, atau ingin bernostalgia dengan suasana Pekalongan di Jakarta ?.

Mongggo mampir di rumah makan ‘Tauto Pekalongan Nino’ di daerah Tebet depan Pasar PSPT Jakarta Selatan. Bangunan rumah makannya tidak terlalu besar, tapi begitu anda masuk kedalam, suasana Pekalongan akan sangat terasa. Pernik-pernik khas Pekalongan seperti memuaskan kerinduan akan kota batik di Pantai Utara Jawa ini. Dari Becak Pekalongan yang terparkir di pojok ruang,  peta Pekalongan, serta Lambang kota Pekalongan ditata apik. Foto-foto yang menjadi penanda kota juga menghiasi dinding, kabar kegitan ‘ OPEK’ (Organisasi Orang Pekalongan) di Jakarta ada terpampang, tidak ketinggalan Poster dan kegiatan ‘ASKARLO’ (Organisasi Alumni SMA 1 Kartini Pekalongan) juga ada disini.

 
Al Jahiz (776 – 869) Peletak Dasar Teori Evolusi PDF Print E-mail
Written by Hadi Sutedjo   
Sunday, 24 January 2010 07:15

Al-Jahiz bukanlah Nama sebenarnya, kita sering menemukan nama-nama ulama, cendikia muslim hanya  disebut secara singkat. Nama singkat tersebut biasanya nama julukan atau asal tempat kelahiran. Al-Jahiz bernama lengkap ABU UTHMAN AMR B BAHR AL-FUQAYMI AL-BASRI. Julukan Al-Jahiz diberikan oleh masyarakat sekitar karena bentuk mata yg unik.
       Menurut catatan sejarah Al-Jahiz keturunan abesinia, berkulit hitam dan berpenampilan sangat sembarangan. Sebagian masyarakat Basra pada masa itu memandang Al-Jahiz sebagai warga non-arab kelas dua. Pandangan masyarakat sekitar terhadapnya yg berkesan merendahkan tidak membuat beliau berkecil hati. Diyakini, keadaan ini mengambil peranan cukup penting bagi perkembangan pilihan hidupnya, Al-Jahiz ingin menunjukkan pada masyarakat, meski sebagai warga kelas dua, dia memiliki kemampuan luar biasa dan menghasilkan karya-karya intelektual sangat mengagumkan, bahkan mewarnai sejarah perkembangan dunia dan mempengaruhi kaum intelektual seluruh dunia sepanjang masa.

 
Batik China Bikin Resah Pembatik Pekalongan PDF Print E-mail
Written by Akhmad Safuan   
Friday, 22 January 2010 15:46

Penulis : Akhmad Safuan


PEKALONGAN--MI: Para perajin tradisional di Pekalongan, Jawa Tengah, resah dengan diberlakukannya pasar bebas ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA).

Mereka khawatir serbuan tekstil China dengan motif batik yang dijual di pasaran lebih murah akan merusak pasar batik. Keterangan dihimpun Media Indonesia di Pekalongan, Selasa (12/1), para pembatik tradisional yang biasanya bekerja secara home industry dan peralatan batik yang sederhana, seperti batik tulis dan cap serta lebih mengutamakan seni membatik, mengaku resah dengan pasar bebas.

 
KENALAN, JATUH CINTA, MENIKAH PDF Print E-mail
Written by Tedjo   
Sunday, 17 January 2010 13:04

Sangat lazim dan nyaris seragam alur perjalanan kehidupan anak manusia (bahkan banyak binatang menjalani alur nyaris sama). Episode hubungan personal senantiasa terjadi dan akan terus terjadi, ribuan buku ditulis, jutaan puisi disajikan, puluhan ribu film dibuat dengan tema Hubungan Personal. Ada yang menamakannya Roman, ada yang menyebutkan Kisah Cinta, ada pula yang menganggapnya Tragedi.

 

Perjodohan

Pertama mengenalnya karena dijodohkan, aku merasa biasa saja. Dia bisa kudandani agar tampak seksi, elegan, trendy, atau tampak kuno dan antik. Kesetiaannya tidak perlu diragukan, lahir dari sebuah kecerdasan, didukung kekayaan sangat memadai. Namanya muncul dimana-mana, dan aku merasa perjodohan ini memang seharusnya terjadi, popularitasnya meningkat tajam dan bahagia bersamanya. Dia senantiasa memperbaiki diri secara teratur, bahkan ketika tidak kuinginkan.

 
Gus Dur Sempatkan Tandatangani Prasasti Masjid Syuhada PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 04 January 2010 13:28

■Minta Didoakan Habib Luthfiy
PEKALONGAN - Sebelum wafat di penghujung akhir tahun 2009, mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid menyempatkan menandatangani prasasti Masjid Asy Syuhada, Kota Pekalongan.

Menurut Sekretaris Yayasan Syuhada, Ahmad Slamet Irfan SH, prasasti tersebut sebenarnya sudah pernah ditandatangani Gus Dur tahun 2000, usai masjid diresmikan oleh Menko Polkam atau Mendagri saat itu, Soerjadi Soedirja. Namun, tak lama kemudian pecah.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 5 of 12