|
Written by Iyeng Santosa
|
|
Tuesday, 20 July 2010 08:17 |
|
Nyong gel prihatin kae si nak weruh anak-anakku, anake tanggaku, anake kancaku, pokoke bocah jaman saiki, ora kober dolanan karo kancane. Mben dina nggarap PR utawa tugas othok. Bukune, gel akehe sak pore. Prasaku anakku bisa bungkuk kae, ndaraki apa..lha buku 15 kg digembol terus.
Jamanku mbiyek ? Buku cetake diselangi sekolahan. Buku sekrip ? Kelas telu SD, aku tembeke nduwe buku sekrip, cap Blabak utawa Letjes. Kertase digawe kadek merang, dadine kasap, tur nak ditulisi nganggo tul-pen, mesti mblobor…njelehi kae.
|
|
|
Welcome Piala Dunia 2010 : Catatan Pinggiran Seorang Penggemar |
|
|
|
|
Written by Akhabani - Askarlo 84
|
|
Tuesday, 18 May 2010 21:04 |
|
Tak terasa perhelatan akbar 4 tahunan yang akan menyedot perhatian jutaan penggemar bola dunia akan segera berlangsung. Bagaikan pibu dalam cerita dunia persilatan, maka gelaran akbar di Afrika Selatan ini akan berlangsung dari tanggal 11 Juni 2010 sampai tanggal 12 juli 2010. Akan ada 64 partai dan akan diikuti para pendekar dari 32 kesebelasan yang mewakili negara masing-masing. Bagi kita para bola mania di Indonesia, tampaknya hanya kegembiraan menyaksikan pibu tersebut, masih jauhlah kelas para pendekar kita untuk berlaga di even tersebut. Apa boleh buat, dengan hanya menontonpun kegembiraan tak akan berkurang. Tulisan ini merupakan catatan pinggiran dari seorang penggemar bola yag juga berada di negara yang ada di pinggir dalam konteks prestasi di dunia kangouw persebakbolaan. Walaupun kalau dihitung jumlah penggemar bolanya, saya yakin Indonesia akan masuk dalam 5 besar. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pengantar menikmati rangkaian pertandingan bermutu di Piala Dunia ke 19 di Afrika Selatan ini.
|
|
Written by Aan Juanda
|
|
Sunday, 25 April 2010 07:38 |
|
Ingat Koes Plus ?. Kemarin saya coba browsing tentang koes plus, ternyata ada yang luar biasa dari group band anak Indonesia ini, begitu banyak lagu yang berhasil diciptakan group Koes Plus. Maka wajar saja kalau Koes Plus diabadikan di Musium Record Indonesia sabagai kelompok band dengan lagu terbanyak di Indonesia .
Lahir sebagai Band Keluarga dengan menyandang nama keluarga Koeswoyo. Koes Plus mencatatkan diri di sejarah blantika musik Indonesia, sebagai band yang sebagian lagu-lagunya melegenda.
Jumlah album Koes Plus dan Koes Bersaudara bagi saya adalah sebuah keluar biasan, ada 93 album dibuat dalam kurun waktu 25 tahun (1962-1987), artinya secara rata-rata Koes Bersaudara dan Koes Plus ini menghasilkan hampir 4 album setiap tahun. Di era keemasanya tahun 1974 Koes Plus melahirkan album sebanyak 23 album dalam satu tahun, wow… 23 album teman… ( sampai terpikir oleh saya, jangan-jangan ini album terbanyak yang dihasilkan oleh group band dalam periode satu tahun, sebuah rekor sampai akhir jamanpun sulit terpecahkan, 2 minggu sekali bikin 1 album , terbayangkah ?).
|
|
Written by Peng An
|
|
Saturday, 13 February 2010 08:45 |
|
Pagi tadi saat jalan bareng keluarga di pasar lama Tangerang, ada suasana yang berbeda, Jalan Ki Samaun tempat pasar lama berada, kawasan yang dikenal dengan kawasan cina benteng nampak lebih ramai, lebih susah parkir , dan toko – toko didominasi warna merah, dan pernak-pernik menyambut imlek, bener-bener menciptakan suasana yang dinamis menyenangkan, dari Lampion berbagai model dan ukuran, pohon Hoki lengkap dengan bungkusan kertas Ang Pao yang bergelantungan di antara cabangnya, sampai makanan khas imlek seperti Kue Keranjang, Manisan, Kue Mangkok , Mie, dan jeruk Lokam, semua tersaji berlimpah. Kalau kita masuk lagi kedalam pasarnya , kita akan temukan ikan bandeng dengan ukuran besar-besar yang jarang kita temukan di hari-hari biasa. Bandeng yang dipelihara khusus selama satu tahun di daerah pertambakan Mauk dan Kronjo yang berada di pinggiran Tangerang ini, hanya di panen untuk keperluan imlek. Bandeng-bandeng ini dikenal dengan nama Bandeng mertua, lantaran jadi bawaan menantu ke mertua di saat jelang imlek, lalu sang mertua akan memasaknya dan memakan bersama beserta anak dan cucu.
|
|
KENALAN, JATUH CINTA, MENIKAH |
|
|
|
|
Written by Tedjo
|
|
Sunday, 17 January 2010 13:04 |
|
Sangat lazim dan nyaris seragam alur perjalanan kehidupan anak manusia (bahkan banyak binatang menjalani alur nyaris sama). Episode hubungan personal senantiasa terjadi dan akan terus terjadi, ribuan buku ditulis, jutaan puisi disajikan, puluhan ribu film dibuat dengan tema Hubungan Personal. Ada yang menamakannya Roman, ada yang menyebutkan Kisah Cinta, ada pula yang menganggapnya Tragedi.
Perjodohan
Pertama mengenalnya karena dijodohkan, aku merasa biasa saja. Dia bisa kudandani agar tampak seksi, elegan, trendy, atau tampak kuno dan antik. Kesetiaannya tidak perlu diragukan, lahir dari sebuah kecerdasan, didukung kekayaan sangat memadai. Namanya muncul dimana-mana, dan aku merasa perjodohan ini memang seharusnya terjadi, popularitasnya meningkat tajam dan bahagia bersamanya. Dia senantiasa memperbaiki diri secara teratur, bahkan ketika tidak kuinginkan.
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
|
Page 1 of 2 |