Home Edukasi

Who's Online

We have 16 guests online

Statistics

Content View Hits : 17417

Login Form



Edukasi
Rumput Laut : Sumber Energi Alternatif PDF Print E-mail
Written by Benny Dyah Ms   
Saturday, 24 April 2010 11:28

Sungguh Republik ini mempunyai potensi yang melimpah itu.

Penggunaan energi sehari-hari semakin hari semakin meningkat akan tetapi persediaan energi terutama dari bahan bakar minyak (BBM) makin menipis dan mungkin akan habis sama sekali. Pemakaian energi dari BBM seperti premium, solar sampai minyak tanah juga menghasilkan polusi dan berakibat pada pemanasan global. Dampak pemanasan global, sangat terasa sejak Tahun 1998 terjadinya kenaikan temperatur yang menyebabkan kenaikan permukaan air laut sekitar 10-25 cm, dan diprediksi pada tahun 2100 temperatur akan meningkat 6°C. Apabila tidak ada pengendalian akan menjadi petaka terhadap penurunan kualitas bagi umat manusia. Oleh karenanya segera untuk dilakukan upaya pengadaan energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak yang bersumber dari fosil. Penyusutan dari sumber daya alam BBM tersebut merupakan tantangan dari semua pihak. Sebagaimana tertuang pada UU no 30 Tahun 2007, Tentang Energi, Pemerintah wajib menyediakan energi terbaru dan terbarukan sebagai bagian dari diversifikasi energi dan juga tanggungjawab semua pihak.

 
SELAMATKAN HUTAN, GUNAKAN PDF PDF Print E-mail
Written by Tejo (83)   
Sunday, 14 March 2010 12:44

 Pemberantasan Illegal Logging sebagai salah satu komitmen Gubernur NAD terpilih, Irwandi Yusuf (http://www.acehinstitute.org – artikel kamis 8 Pebruari 2007 oleh M Rizwan H Ali) sangat selaras dengan proyek penyelamatan hutan dunia. Ditenggarai sesuai FAO Global Forest Resources Assesment pada tahun 2000, sejak 1990 terjadi deforestasi atau degradasi hutan dunia dengan volume 94 juta hektar (2%) hutan telah lenyap dan tidak mungkin dikembalikan. Laju kerusakan hutan terbesar di dunia terjadi di venezuela dengan 14,2 juta hektar per tahun, afrika menyumbang 5,3 juta per tahun untuk merusak hutan alam.
         Indonesia,  memiliki 109.961.713,28 hektar kawasan konservasi, terdiri atas 23.214.616,57 hektar kawasan Suaka dan Pelestarian Alam, 29.037.397,02 hektar Hutan Lindung dan 52.252.023,59 hektar hutan produksi. Foto udara tahun 1983 luas hutan di indonesia menyusut menjadi sekitar 92,4 juta hektar (RePProt, 1990, Wahyu Rivai, 1995). Kompas (5 Maret 2005) menyuguhkan data, kawasan hutan hasil paduserasi tata guna hutan kesepakatan-rencana tata wilayah provinsi (TG-HK-RTRWP) tahun 1999 selus 120.353.104 hektar dan laju kerusakannya 3,8 juta hektar per tahun. Menurut PBB, luas tersebut merupakan seperempat penyusutan hutan alam global (Greenpeace, 2003, Asrani, 2004).

 
Mengenal Gerakan Open Source & Linux PDF Print E-mail
Written by Tejo (83)   
Saturday, 20 February 2010 18:02

Kata “Open Source” http://www.opensource.org/  sangat tidak dikenal oleh masyarakat. Makna harfiahnya adalah “sumber/kode terbuka”; Open Source adalah sebuah metode pengembangan perangkat lunak mempergunakan dan memanfaatkan kekuatan distribusi dan evaluasi proses secara transparan. Gerakan open source dirilis pada tahun 1997, usianya masih sangat muda. Pioner dari gerakan ini adalah Eric Raymond, salah seorang Hacker terkemuka asal Kanada.

 
Seni Pangkal Pandai PDF Print E-mail
Written by Dr. Dody Priambada, SpBS   
Saturday, 06 February 2010 16:03

Otak manusia terdiri dari kumpulan saraf yang membentuk kelompok – kelompok fungsional. Kelompok kecil berupa gyrus, lebih besar berupa lobus, dan gabungan lobus membentuk Hemisphere. Terdapat 2 hemisphere, yaitu Right Hemisphere ( Belahan Otak Kanan ) dan Left Hemisphere ( Belahan Otak Kiri ) yang saling dihubungkan oleh kelompok  serabut saraf yang disebut corpus callosum. Kedua hemisphere mempunyai fungsi yang berbeda, belahan otak kiri lebih dihubungkan dengan kecerdasan (western thinking) sedangkan kanan lebih kearah seni (eastern thinking). Seseorang dianggap mempunyai kualitas otak baik bila mempunyai otak kiri yang baik. Belahan Otak kiri, disebut sebagai hemisfer dominan sejak diketahui oleh Broca th 1864 bahwa pusat kemampuan bicara berada di belahan ini. Penemuan ini menyebabkan belahan otak kanan dianggap tidak penting, sehingga muncul istilah “Otak yang Terabaikan” untuk Belahan Otak kanan.

 
Al Jahiz (776 – 869) Peletak Dasar Teori Evolusi PDF Print E-mail
Written by Hadi Sutedjo   
Sunday, 24 January 2010 07:15

Al-Jahiz bukanlah Nama sebenarnya, kita sering menemukan nama-nama ulama, cendikia muslim hanya  disebut secara singkat. Nama singkat tersebut biasanya nama julukan atau asal tempat kelahiran. Al-Jahiz bernama lengkap ABU UTHMAN AMR B BAHR AL-FUQAYMI AL-BASRI. Julukan Al-Jahiz diberikan oleh masyarakat sekitar karena bentuk mata yg unik.
       Menurut catatan sejarah Al-Jahiz keturunan abesinia, berkulit hitam dan berpenampilan sangat sembarangan. Sebagian masyarakat Basra pada masa itu memandang Al-Jahiz sebagai warga non-arab kelas dua. Pandangan masyarakat sekitar terhadapnya yg berkesan merendahkan tidak membuat beliau berkecil hati. Diyakini, keadaan ini mengambil peranan cukup penting bagi perkembangan pilihan hidupnya, Al-Jahiz ingin menunjukkan pada masyarakat, meski sebagai warga kelas dua, dia memiliki kemampuan luar biasa dan menghasilkan karya-karya intelektual sangat mengagumkan, bahkan mewarnai sejarah perkembangan dunia dan mempengaruhi kaum intelektual seluruh dunia sepanjang masa.

 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 1 of 3